Home Lingkungan KKP Dumai Gagalkan Keberangkatan 23 Orang Penumpang Kapal Feri Keluar Negeri

KKP Dumai Gagalkan Keberangkatan 23 Orang Penumpang Kapal Feri Keluar Negeri

125
0

Bagi penumpang yang belum melakukan vaksinasi booster tidak dibolehkan berangkat. Untuk hari Selasa (20/09/2022) saja ada 23 orang penumpang yang tidak bisa berangkat karena ada permasalahan tentang vaksinasi.

“Kegiatan vaksinasi booster ini kita lakukan setiap hari. Alhamdulillah berjalan lancar. Vaksin booster ini salah satu syarat untuk keberangkatan keluar negeri. Yang belum vaksin booster, tapi sudah dua kali vaksin biasa langsung kita lakukan vaksin booster di pelabuhan,” ujar Kordinator Subtansi KKP Dumai, Azwar Marzuki kepada Riaunetnews.com, Selasa (20/092022).

Menurut Azwar, untuk syarat keberangkatan sebenarnya sama dengan aturan sebelumnya. Setiap penumpang yang hendak keluar negeri memang diwajibkan untuk melakukan vaksin booster.

Penumpang yang akan berangkat harus vaksin booster, jika baru vaksin kedua pihak KKP Dumai yang akan melakukan vaksinasi booster terhadap penumpang.

“Pemeriksaan penumpang terkait vaksin booster saat keberangkatan ini sudah syarat keberangkatan keluar negeri. Mereka yang belum memenuhi syarat harus divaksin booster dulu baru bisa berangkat. Hari ini (Selasa) ada 23 orang yang gagal keberangkatannya karena permasalahan vaksinasi,” ungkap Azwar.

Pemeriksaan hanya dilakukan untuk penumpang yang berangkat saja. Sementara penumpang yang datang tentu sudah melalui pemeriksaan dari pelabuhan asal atau keberangkatannya.

Salah seorang masyarakat bernama Ade (34) warga Sumbar mengaku apa yang dilakukan KKP Dumai sudah bagus. Namun dia mengharapkan ada kelonggaran bagi masyarakat yang ingin keluar negeri.

“Kasihlah kelonggaran bagi kami yang ingin keluar negeri. Kalau sudah dua kali vaksin, tapi batas untuk vaksin booster belum waktu saya rasa tidak ada permasalahan. Nanti waktu pulang kan bisa di vaksin booster kembali. Seperti saya ini, sudah jauh-jauh dari Sumbar ternyata tidak bisa berangkat. Banyak kerugian yang saya alami,” terang Ade.

Namun dari pantauan Riaunetnews.com di Pelabuhan Pelindo 1 Dumai, dengan diwajibkan kepada penumpang harus melakukan vaksin booster tersebut, akan berdampak terganggunya soal keberangkatan kapal ferri.***